Pemain 90an Yang sedikit terlupakan

Pemain 90an Yang sedikit terlupakan

Jika Anda besar ataupun ingin melihat era sepakbola terbaik, anda harus melihat kilas balik di tahun 90an. Dimana liga Serie A Italia ketika itu, menjadi liga paling bergengsi dan paling kaya akan pemain kelas profesional di seantero dunia. 

Siapapun pemain sepak bolanya akan sangat merasa terhormat, jika terpanggil untuk bermain di liga tersebut. Klub-klub besar seperti Juventus, AC Milan, Inter Milan,Parma, Napoli,Roma, Fiorentina, Sampdoria, dan Lazio bersaing ketat di setiap perhelatannya dalam memburu scudetto Serie-A.

Persaingan ketat itu lah akan selalu menghasilkan pemain berbakat top dunia. Setiap pertandingan liga serie-A Italia akan selalu berwarna dengan perang strategi, kejadian-kejadian diluar dugaan serta munculnya pemain top dan pelatih yang naik daun.

Para pemain bintang bermunculan di era ini dan terus bersinar hingga kini menjadi legenda hidup seperti Paolo Maldini, Luis Nazario De Lima Ronaldo, Zinedine Zidane, Marco van Basten dan lainnya. Akan tetapi ada juga pemain berbakat namun tidak terlalu dikenal sebagai legenda dan mungkin sedikit terlupakan. Siapa saja pemain tersebut?

Pemain 90an Yang sedikit terlupakan

  1. Zvonimir Boban-AC.Milan 1991-2000

Pemain satu ini yang sangat mahir di tengah lapangan sebagai pengatur serangan di Milan, karakter pemain ini sangat suka melepaskan tembakan jarak jauh ke gawang lawannya. Pemain kemampuan mumpuni ini, diboyong dari Dinamo Zagreb dengan nilai transfer 1,35 juta poundsterling pada tahun 1991.

Musim pertama boban dipinjamkan ke Bari, Penampilannya tergolong mengesankan dan kemudian Capello memanggilnya untuk mengguncang Serie-A. Terbukti Boban langsung berhasil menjadi tim inti, dan publik langsung terkesan dan memuji kemampuan Boban dalam menggiring bola.

Boban juga berperan besar membantu Milan dalam meraih Scudetto. Boban berhasil membukukan sebanyak empat kali Scudetto, dari sembilan tahun dirinya merumput di Milan ditambah juara Liga Champions tahun 1994.

Pemain 90an Yang sedikit terlupakan

2. Manuel Rui Costa-Fiorentina 1994-2001

Berangkat dari Benfica ke Fiorentina pada tahun 1994, tak butuh waktu lama bagi Rui Costa untuk mendapatkan pengakuan dari dunia akan kemampuannya. Bahkan dirinya mendapatkan pengakuan dari Pele, sang legenda sepakbola menyatakan bahwa Rui Costa salah satu terbaik dari 125 pemain terbaik dalam sejarah.

Sederetan prestasi yang diraihnya di Fiorentina, seakan kejayaannya Costa tenggelam oleh pemain setimnya Batistusa yang menikmati lezatnya setiap gol hasil umpan dari Rui Costa. Ketika itu nama Batistuta sangat menjadi idola, padahal orang yang paling berkontribusi untuk gol-golnya adalah Rui Costa.

Pemain 90an Yang sedikit terlupakan

3. Attilo Lombardo-Sampdoria 1989-1995

Pemain yang akrab di sapa Popeye oleh rekannya karena kepala botak nya dan kekuatan fisiknya, Lombado merupakan senjata penting bagi Sampdoria dalam memburu Scudetto Serie-A dan bergelut diajang Eropa era 90an.

Pemain yang memiliki kecepatan stamina yang luar biasa ini, sebagian besar berperan menjadi sayap kanan. Pemain ini juga pekerja keras dan ulet dalam berburu bola ini,pernah dia tandem dengan Gianluca Vialli,Ruud Gullit, dan Roberto Mancini.

Pemain 90an Yang sedikit terlupakan

4. Sinisa Mihajlovic-Lazio 1998-2004

Pemain yang dulunya berkebangsaan Yugoslavia satu ini, menghabiskan sebagian besar waktu kariernya di liga Italia. Bersama Lazio diri berhasil mencapai performa terbaik dalam karir sepakbolanya, saat dirinya berhasil membawa Lazio gelar Scudetto Serie A musim 1999-2000.

Pemain satu ini menempati sebagai bek kiri dan mempunyai kecepatan lari luar biasa cepat, seringkali pria ini naik untuk membantu serangan. Disamping itu dirinya sangat piawai dalam mengeksekusi tendangan bebas dan penalti, Sinisa Mihajlovic adalah salah satu yang pernah mencetak gol hattrick dari tendangan bebas di ajang Serie A.

Pemain 90an Yang sedikit terlupakan

5. Demetrio Albertini-AC.Milan 1988-2002

Dari tahun 1988-2002 tidak sepenuhnya Demetrio Albertini bermain di AC-Milan, ia pernah dipinjamkan ke klub Padova selama 1 musim 1990-1991. Namun peran besar nya dalam pertahanan untuk Rossoneri tahun 90-an, tidak bisa dipandang sebelah mata. 

Sayangnya di era tersebut bakat pemain lebih cenderung di lihat dari sisi striker, serta banyak gol yang dicetak oleh pemain tersebut. Albertini memiliki peran besar untuk pertahanan AC-Milan. Memperkuat Milan selama 14 tahun, akan menjadi sangat sulit bagi AC-Milan untuk mencari pemain untuk menempati posisi tersebut dengan kontribusi yang sama.